PONDOK REHABILITASI MISTERIUS Part 4


PONDOK REHABILITASI MISTERIUS PART 4


PONDOK REHABILITASI MISTERIUS PART 4

Oleh: Henggar Bintang
Assalamualaikum teman2.. semoga semua bahagia dan sehat selalu, maaf kalau part 4 saya sambung agak lama dikarenakan pekerjaan yang sedang nggak bisa diajak santai hehehe jadi saya ini nulis cerita tiap part saja, tiap ada waktu saya lanjutkan sedikit demi sedikit.. begitu seterusnya, karena semua sudah terekam di memori seolah saya menulis ya ngalir gitu aja nggak pakai ini itu hehehe saya nggak habis pikir kalau bakal menuliskan cerita ini sampai ke part 4 dan mengulas kembali kisah ini dengan sahabat saya farhan, karena ini adalah cerita lama, ibarat kata sudah tutup buku hehehe yasudahlah.. demi teman2 semua saya akan lanjutkan ceritanya sampai selesai, entah sampai part berapa. Oh iya terimakasih juga buat teman2 yang kemarin sempat mampir ke tempat kerja saya, ngobrol cantik sambil menikmati hidangan.. diskonnya lumayan to hehehe, makasih juga yang sudah silaturahmi via watsapp.. pasti saya balas kok, tapi mohon maaf untuk yang bertanya keberadaan pondok dalam cerita ini saya tidak bisa jelaskan, toh saya juga tidak tau ( serius ), farhan ?? dia juga bingung kalok ditanya lokasinya dimana. Bapaknya farhan ? juga sama. Lha kok bisa ? ya nantinya bakalan saya ceritakan.. terus ini nyata apa enggak sih ? kembali ke anda masing2.. kalau saya sih percaya, toh di Al quran dijelaskan bahwasanya makhluk yang di ciptakan Tuhan tidak hanya manusia saja, ada jin, malaikat, iblis dll yang berbeda2 juga sifatnya, jadi ya tidak menutup kemungkinan kalau hal2 yang terjadi di cerita ini benar adanya.. ya waullahualam. Oke kopinya sudah cemepak ? cemilannya ? kalau sudah mari kita mulai.

Pagi itu vero terlihat pucat dan lemas, “ ngopo e ve ? kumat po ? anda butuh sabu sabu ? pil koplo ? hubungi dokter boyke hahahahahaha “ canda farhan. “ eh.. serius iki.. kamu kenapa ? “ tanya farhan. “ enggak enak badan aku mas.. kepalaku rasanya muter2 “ jawab vero. “ yowes tak bilang pak rahmat biar di belikan obat, kamu istirahat aja “ tutur farhan sok perhatian sambil mengambil ember di sudut ruangan. “ mau ngapain bawa ember ? “ tanya vero. “ nyuci baju lah.. opo koe ra sadar ket wingi jejer aku mambu kecut mergo pirang2 dino iki aku ra umbah2 klambi hahaha” tutur farhan. “ em… pantes, eh mas aku nitip plis.. bajuku yg bersih tinggal 1 ini “ pinta vero ke farhan. “ hah ?! kutangmu ? cawetmu ? hayo preiiii ve “ jawab farhan. “ enggak lah.. baju aja mas.. plisssss “ vero memohon. “ yoweslah untung lagek loro koe, nek ora yo tetep prei, wong jane aku ngumbah klambiku dewe we males “ jawab farhan. Singkat cerita farhan pagi itu berjalan keluar ruangan melewati area tengah pondok untuk menuju ke tempat cuci2 baju, disitu farhan melihat alex dan ustadz idris sedang memegangi wanita cantik yang meronta2, “ opo meneh iki lex ? wong edan anyar iki ? “ tanya farhan ke alex “ kesurupan iki mbake “ jawab alex singkat. Tidak jadi mencuci baju farhan justru ikut membantu mengangkat wanita tersebut ke aula bawah tanah. “ gek entok seko ngendi meneh iki.. aku jane heran lex, ustadz ki hobi banget ngopeni wong edan2 koyo akdewe ngeneki.. wes genep iki pondoke, ono pecandu narkoba, preman, bandar togel.. njuk opo meneh iki ?? “ bisik farhan ke alex, “ lonthe paling hahaha “ jawab alex sambil tertawa kecil.

Rupanya wanita tersebut bernama mbak nana, jadi mbak nana ini seorang sinden yang awalnya hanya seorang sinden biasa, lalu supaya merasa semakin pede mbak nana memasang susuk di beberapa bagian tubuhnya supaya terlihat menarik.. tapi lama kelamaan entah bagaimana ceritanya mbak nana ini mendalami ilmu hitam terlalu jauh dan tersesat, konon sudah seminggu lebih itu mbak nana kesurupan. Singkat cerita, di aula ustadz hanya terdiam sambil duduk bersila.. farhan dan alex memegangi kedua tangan dan kaki mbak nana sampai pada akhirnya mbak nana mulai tenang lalu melirik tajam ke arah farhan dan berpaling melirik kea rah alex, lirikan tersebut wow.. sungguh seram sekali, yang membuat farhan dan alex ketakutan “ sudah lepaskan saja.. “ kata ustadz. perlahan mbak nana berdiri lalu menari sambil nyinden. ( kata farhan pada saya kalau temen2 pernah nonton film keramat, di bagian part si figi atau siapa itu namanya yg cewek rambutnya pendek kesurupan, nah persis seperti itu, tapi bedanya mbak nana ini sambil menari ), mbak nana pun terus menari dengan lembut dan anggun sambil mengibas ngibaskan tangannya seolah ada selendang di tangannya. “ jujur nek iki aku wedi tenan han “ ujar alex kepada farhan sambil menarik tangan farhan untuk mundur ke belakang ustadz. “ luwih medeni koe wingi pas kesurupan cok, kae kursi karo mejo nganti do ambyar! “ ujar farhan, “ aku kan yo ra sadar han “ jawab alex dengan raut wajah ketakutan. “ assalamualaikum! “ ucap ustadz idris, berkali2 ustadz idris mengucapkan salam namun jin yang merasuki mbak nana ini seolah cuek dan asik nembang lagu jawa yang farhan dan alex tidak tau artinya.

Ustadz idris pun berdiri lalu mendekati mbak nana lalu membisikkan sesuatu, mbak nana pun terlihat menganggukkan kepalanya. Saat itu juga mbak nana terdiam, ustadz pun menggenggam tangan mbak nana lalu melafalkan ayat kursi “ Allahula ilaha illa huwal hayyul hayyum, la ta khuzuhu sinatuw wa la naum Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh Man dzal ladzii yasyfau indahuu illaa bi idznih!! “ sontak farhan dan alex heran, bukannya gimana gimana malah mbak nana menirukan apa yang dirapalkan ustadz idris “Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum Laa takhudzuhuu sinatuw wa laa naum Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardh Man dzal ladzii yasyfau indahuu illaa bi idznih !! “ ucap mba nana. Sampai ustadz berkali2 membacakan ayat kursi mbak nana justru menirukan. “ edan iki demite diwacakke ayat kursi ora kodal malah nirokke “ ucap farhan. Ustadz idris pun mebacakan surat2 Al quran tapi justru mbak nana menirukan apa saja yang dirapalkan ustadz idris. Ustadz idris pun menoleh kearah farhan dan alex “ ini salah satu tipu muslihat sayton, mereka menutupi kelemahannya dengan pura2 menirukan ayat2 yang kita serukan supaya seolah2 hal tersebut tidak berdampak apa2 terhadap mereka.. padahal mereka sebenarnya merasa sangat tidak nyaman “ ucap ustadz kepada farhan dan alex. Saat itu juga mas agus pun tiba2 datang, “ sopo kui ?? “ tanya mas agus. “ wong edan anyar mas “ bisik farhan. “ ayune cah… “ ucap mas agus. Tapi memang serius.. mbak nana ini parasnya cantik bukan main, rambut panjang, badannya berisi, hidungnya macung dengan bibir tipis yang menawan. “ ini akibatnya kalau belajar ilmu hitam, melakukan perjanjian dengan iblis, jiwanya hilang.. raganya dikuasai. Sebenarnya apa yang dijanjikan iblis itu hanya tipuan saja, semuanya tipu muslihat “ nasehat ustadz idris pada mereka bertiga sambil menggeleng2kan kepalanya. “ sudah kalian pergi dulu “ perintah ustadz idris.

Setelah itu mereka bertiga meninggalkan aula bawah tanah dan kembali melakukan aktifitas mereka masing2, alex kembali ke halaman depan untuk menyapu halaman, mas agus membantu pembangunan masjid dan farhan sibuk mencari baju2 kotornya yang tadi dia tinggalkan di halaman depan pondok, “ ketoke mau tak tinggal neng kene, kok raono ya “ ucap farhan dalam hati, tiba2 terlihat pak rahmat berjalan menuju ruang bawah tanah.. sontak farahan memanggil, “ pak!! Tau baju2 disini nggak ya ? “ tanya farhan “ baju apa ? saya nggak lihat baju di situ “ jawap pak rahmat. “ paling dijukuk vero!!! Teriak alex dari kejauhan sambil menyapu. Farhan pun kembali ke ruangannya, disitu dia tidak menemui vero, begitu farhan keluar ruangan tiba2 vero nongol di depannya sambil berkata “ makasih ya bos “, “ makasih buat apa ? kamu tau baju2 yang mau aku cuci tadi nggak ? “ tanya farhan, “ loh bukannya udah kamu cuci mas ? noh di jemuran udah bersih semua.. makanya kubilang makasih “ jawab vero sambil menggulungkan handuk di kepalanya “ tadi aku habis mandi, aku lihat udah dijemuran kok “ vero memperjelas, “ mana ada.. tadi aku tinggal di depan karna aku bantu ustadz ngangkat mbak mbak kesurupan ke aula “ jelas farhan pada vero, “ loh mbak mbak siapa mas ? “ tanya vero ke farhan, “ tuh dapet temen baru kamu ve.. cewek, nggak tau tu lagi di aula bawah disembuhin ustadz “, mereka berdua pun berjalan ke belakang pondok samping kamar mandi tempat biasa untuk para penghuni pondok menjemur baju, “ tuh udah dijemur, aku kira udah dicuci mas “ kata vero. Farhan pun mengambil beberapa pakaiannya dan melihat memang baju2nya basah seperti habis dicuci tapi anehnya tercium aroma melati yang pekat dari baju2 tersebut, “ coba kamu cium ve “ ucap farhan sambil menatap vero heran, “ kok bau.. kayak bunga melati gini sih ? “ jawab vero, “ ya nggak tau.. serius tadi aku tinggal di depan, belum aku cuci “ ucap farhan heran. “ mungkin ada hantu baik hati disini mas, tau kamu males nyuci terus dia bantu deh hehehe “ canda vero. “ serius kamu nggak nyuci ini baju ve ? mana ada hantu nyuciin baju.. ngaco ah “ masih kurang percaya farhan bertanya lagi ke vero, “ yaampun sumpah demi Tuhan, lagian kalok aku nyuci ya mana mungkin aku kasih pewangi melati mas.. yang ada setan pada dateng nyamperin ntar “ jawab vero meyakinkan. “ udah lah, aku cuci lagi aja dari pada baunya melati gini serem juga “ ujar farhan. “ ngomong ngomong lama lama aku udah nggak heran lagi deh mas sama hal2 aneh disini saking seringnya kita lihat hal2 yang nggak masuk akal disini “ ucap vero, “ iyo sih.. tapi tetep aja ngeri, udah lah aku cuci dulu ini baju2 “ ucap farhan sambil mengambil satu persatu baju di jemuran.

Sampai pada waktu shalat dzuhur pun tiba, farhan, alex dan mas agus menuju aula bawah tanah untuk shalat berjamaah, vero nggak ikut shalat karna waktu itu sedang datang bulan katanya, entah beneran apa karena malas. sesampainya di aula terlihat ustadz masih duduk bersila sambil merapalkan doa doa, mbak nana pun masih menari2 di depan ustadz, seketika ustadz berdiri lalu berkata “ sudah mari kita mulai saja shalatnya, “ lah itu mbaknya gimana tadz ? “ tanya vero, “ sudah biar saja mbak nana tetap disitu “ jawab ustadz. “ aku tengah.. aku tengah.. ! “ ucap farhan, dia nggak mau di shaf paling pojok, takut sama mbak nana yang menari2 di belakang mereka, al hasil alex berada di shaf paling kanan dan pak rahmat ada di shaf paling kiri. Singkat cerita shalat pun dimulai, sungguh saat itu yang terlihat khusuk shalatnya hanya ustadz idris dan pak rahmat, yang lain terlihat menoleh noleh ke samping dan belakang, saat sujud alangkah terkejutnya si alex dikarenakan tiba2 mbak nana ikut sujud disampingnya sambil nembang jawa, sontak alex berlari ke shaf paling kiri di samping pak rahmat sehingga posisi farhan pun menjadi di shaf paling kanan. “ jiancok alex ! mugo2 iki mbak nana ra njejeri aku “ gumam farhan dalam hati. Shalat pun usai, saat terlihat mbak nana duduk bersila sambil melirik tajam kearah farhan, sontak farhan langsung memalingkan wajah dan berjalan keluar aula disusul alex dibelakangnya, “ asu kaget tenan aku mau dijejeri ! “ kata alex pada farhan, “ asu njuk aku le dadi paling pojok cok, untung ra njejeri aku, kok ra langsung ditokke wae yo karo ustadz ? “ ujar farhan.

2 hari berlalu, mbak nana masih dalam kondisi yang sama.. ia ditempatkan di ruangan yang dulunya dipakai bu lis, setiap hari hanya menghabiskan waktunya dengan nembang dan menari2. Malam itu setelah shalat isya farhan dan vero menghampiri ustadz, “ tadz kenapa mbak nana nggak kunjung disembuhkan saja ? kasihan kalau seperti itu terus “ ucap vero pada ustadz, “ saya masih berusaha, di alam mereka juga ada aturan2 seperti halnya di alam kita, saya bisa saja mengeluarkan iblis dari dalam tubuhnya.. tapi saya yakin mbak nana tidak akan sepenuhnya sembuh, mbak nana sudah melakukan perjanjian dengan iblis yang efeknya fatal.. nggak bisa kita langsung putus ikatan perjanjian tersebut, ibarat 2 orang yang sedang ada dalam masalah.. kita ini orang ketiga yang menjadi penengah. saya mau selesaikan sampai akarnya, insyaallah saya sembuhkan sepenuhnya. Sudah.. sekarang kalian kembali saja ke ruangan, lanjutkan hafalan surat2 yang kemarin saya berikan “ jawab ustadz idris sambil tersenyum meyakinkan farhan dan vero bahwasanya semua akan baik2 saja. Vero dan farhan pun meninggalkan aula dan berjalan menuju ke ruangan mereka. Keesokan harinya ketika farhan berjalan menuju kamar mandi ia melihat pak rahmat dan mas agus sibuk wira wiri di dapur pondok, “ ada apa ni ? kok kayaknya ada yang spesial ? “ tanya farhan, “ bikin tumpeng, nanti malem habis isya semua kumpul di masjid katanya “ ujar pak rahmat, “ dalam rangka ? emang masjid udah bisa dipake ? “ tanya farhan untuk kedua kalinya, “ di masjid bagian depan itu lho maunya ustadz, kalo belakangnya itu kan atapnya masih bolong melompong “ jelas pak rahmat. “ ooh.. “ ucap farhan singkat sambil keluar dari dapur. Sesampainya di ruangan farhan melihat vero bengong, “ mikir opo e ve ? “ tanya farhan, “ akhir2 ini aku mimpi aneh.. mimpinya sama, aku mimpi didatangi almarhumah ibuk, intinya dia bilang kalau aku suruh hati2, jaga diri “ ujar vero, “ halah ve.. mimpi itu kalok kata orang, bunga tidur.. paling karena kamu kangen aja sam almarhumah ibu kamu, rasah mikir seng aneh2 “ ucap farhan. Jadi vero ini sebenarnya anaknya baik, asli semarang.. ibunya sudah meninggal, anak konglomerat, bapaknya punya beberapa toko emas besar di kota semarang, semenjak ibunya vero meninggal bapaknya menikah lagi, bapaknya menaruh perhatian lebih ke ibu dan adik tirinya, vero diberi fasilitas yang mewah, uang jajan yang dia tinggal sebut saja nominalnya langsung deh bapaknya kasih tapi kurang diperhatikan. Mungkin itu faktor penyebab dia jatuh ke dunia malam yang yaaaa.. begitulah.

Malam itu usai shalat isya semua berkumpul di masjid, duduk melingkar dengan tumpeng lengkap dengan ayam goreng, sayur2an dan buah2an di tengahnya. Shalawat nabi dirapalkan, doa2 dipanjatkan, dzikir dan ayat2 Al quran dibacakan. Sampai pada akhirnya ustadz memberikan sedikit ceramah dan nasehat2 sebagai asupan rohani, ternyata kegiatan seperti ini sering dilakukan dipondok ini.. kata ustadz, makanan yang di do’a2kan seperti ini dampaknya positif ketika dikonsumsi, terutama bagi rohani.. singkat cerita saat mereka sedang makan hidangan bersama di masjid semua mata terbelalak kea rah lapangan depan pintu gerbang pondok, terlihat mbak nana menari2 disana. “ astaghfurullah.. “ ucap serentak pak rahmat dan mas agus, “ tadz gimana bisa itu mbak nana disana demi Tuhan saya ingat betul setelah ustadz baca2kan doa di ruangan barusan sebelum shalat saya sendiri yang mengunci pintu! “ ucap pak rahmat heran. Sontak semua mengambil langkah cepat menuju kearah mbak nana. “ wah asu lagi mangan enak malah ono2 wae! Heran aku..“ ucap farhan pada mas agus. Terlihat ustadz idris membisikkan sesuatu ke telinga mbak nana lalu menarik tangannya untuk masuk ke ruangan bawah tanah, sebelum masuk ke dalam ruangan pak ustadz melambaikan tangannya memanggil pak rahmat dan mengatakan sesuatu. Singkat cerita semua kembali ke masjid untuk melanjutkan makan hidangan yang sempat kena break gara2 aksi mbak nana. “ setelah selesai makan kita semua disuruh masuk ke ruangan masing2, mas agus sama saya malam ini tidur di ruangan farhan, alex dan vero. Kita tidur sama2 malam, kalau ada apa2 saling jaga, jangan ada yang keluar kamar, tadi ustadz bilang gitu sebelum pergi “ kata pak rahmat. “ emange kenopo to pak ? “ tanya farhan, “ lha itu mbak nana kok nggak segera disembuhin to pak ? “ tambah vero. “ saya juga nggak tau, kalau mbak nana itu memang mau disembuhkan.. sama ustadz tadi mau dibawa ke gunung lawu “ jawab pak rahmat. “ hah ?! lawu ? “ farhan heran. ( menurut penuturan farhan pada saya, malam itu adalah malam yang paling kacau yang pernah dia alami ketika di pondok, perlu teman2 ketahui.. bahwasanya ustadz idris ini sosok orang yang misterius, di dalam ruangannya terdapat foto2 ustadz bersama pejabat2 tinggi Negara, bahkan ada salah satu foto di ruangannya yang dipajang terdapat foto beliau dengan presiden SBY, kadang farhan heran sebenarnya siapa sosok ustadz idris tersebut namun sampai kini pertanyaan tersebut masih belum terjawabkan. Beliau bisa menerawang jauh ke tempat yang sebenarnya sangat jauh dari tempat dia berada, farhan pun meyakini ustadz idris tahu bahwa kini saya menulis dan mengulas cerita tentang ustadz idris beserta kejanggalan2 yang ada di dalam pondok rehabilitasinya ). “ iya.. gunung lawu, jauh “ jawab pak rahmat. “ perasaan tadi ustadz masuk ke ruang bawah tanah kok.. nggak keluar pondok “ ucap vero, farhan pun menceritakan pada mereka ketika farhan ditutupi matanya oleh ustadz selang kurang dari 3 menit tiba2 sudah ada di ruangan bu lis di malam sebelum bu lis meninggal dunia. “ dadi aku ra heran nek ustadz saiki iso tekan gunung lawu.. Mak cling!! Pindah nggon, awale aku yo ra percoyo bab ngono kui tapi kadung ngalami “ ujar farhan pada yang lainnya. “ loh ustadz dulu guru silat mas, debus ( pertunjukan2 kebal senjata ), bambu gila, dulu pernah bikin pondok pesantren di jawa timur tapi diusir warga karena dinilai ajarannya sesat “ jelas pak rahmat. “ loh tenan ? “ Tanya farhan agak keheranan. “ loh serius, besok ustadz ke Kalimantan kan karna ditelpon kapolda dimintai tolong nangkap perampok kebal senjata “ tambah pak rahmat. “ lha terus nek aku pengen bali syarate kepiye to pak ? “ Tanya alex si preman asli gunung kidul yang sedang tidak berkutik di dalam pondok rehabilitasi hahahaha. “ loh kamu harus lulus.. ustadz idris yg menentukan kelulusannya.. ada ujiannya mas “ jelas pak rahmat ke alex. “ ujian opo maneh ?? aku lho ujian SD gak lulus ! “ jawab alex. “ beda2 setau saya, ustadz yg menentukan.. dulu ada yang disuruh berdiam diri 1 malam duduk diatas batu pesugihan di daerah turgo dekat gunung merapi sana.. apapun yang terjadi, entah makhluk apa yang datang mengusik pokoknya tetap disitu.. tawakal, berserah diri pada Allah sepenuhnya, mau seribu jin datang, apa seribu orang datang bawa senjata karna dinilai melecehkan kekeramatan batu tersebut ya pokoknya tetap harus disitu, ada yang nggak pakek ujian langsung dipulangkan “ jelas pak rahmat sambil menuangkan teh panas ke gelasnya. “ lah ben ngopo lho ? “ Tanya farhan.. tapi kali ini pak rahmat hanya diam dan meminum teh panas yang tadi dituangnya. Selesai makan dan menyantap tumpengan, mereka beres2 lalu segera kembali ke ruangan. Keyakinan farhan untuk segera kabur dari pondok semakin kukuh mendengar cerita pak rahmat tadi, toh apa yang dicari farhan tidak dia temukan di pondok ini.. dia merasa bahwa dirinya baik2 saja, kenakalan yang dia alami hanyalah kenakalan2 yang lumrah dilakukan anak2 remaja seusianya, hanya saja bapaknya salah ngasih pondok. “ tep secepatnya aku kudu bali ve, iki bapakku ketoke salah ngenhke pondok “ tutur farhan pada vero sambil berjalan menuju ruangan, “ mas juga kadang bingung nggak sih kenapa setiap do’a atau setiap kumpul2 pasti diawali baca surat Al – jinn ? kenapa harus Al – jinn ? nggak yang lain gitu.. “ sahut vero ( inti surah Al - Jinn adalah berkaitan dengan bangsa jin yang telah mendengarkan Al quran dan mengagumi kefasihannya, dengan pengakuan akan kedalaman dan juga bahwa Al quran adalah pedoman, bangsa jin menyatakan beriman kepada Al quran. Surat ini juga menyinggung sebagian dari bangsa jin seperti manusia ada yang beriman, saleh dan sebagian kafir dan orang-orang yang membuat kerusakan. Surat Al Jin mengemukakan sebagian khurafat masyarakat terkait dengan jin dan memberikan jawaban atasnya demikian juga mengingatkan bahwa dakwa Rasulullah bersifat umum dan mencakup bangsa jin dan manusia ). “ embuh lah aku yo ra ngerti ve “ jawab farhan singkat, “ iyo aku kon ngapalke.. jare kudu apal tapi durung apal2 tekan saiki “ sahut alex ikut nimbrung. Oke singkat cerita malam itu semuanya tidur di dalam satu ruangan yang dipakai tidur farhan, alex dan vero.. ditambah mas agus dan pak rahmat ikutan nimbrung tidur di situ dengan tikar tipis.. “ iki jane ngopo turu rame umpek2an neng kene “ gumam farhan, “ yang suruh ustadz tadi bilang gitu sebelum pamitan sama saya.. kalok ada apa2 jangan sampai ada yang keluar area pondok “ jelas pak rahmat, but… benar saja tidak lama setelah itu terdengar suara gemuruh dari atap ruangan seolah diinjak2 oleh sesuatu yang besar, merasa kaget semuanya berdiri dan melihat melalui jendela ruangan. “ weh opo kui ?!! “ teriak farhan kaget. Semua hanya terdiam sambil sibuk melihat2 apa yang terjadi diluar.. tak lama berselang semua mata terbelalak melihat bola2 api yang kini jumlahnya tidak hanya satu namun ada lebih dari 10 berterbangan mengitari area pondok. “ astaghfirullah itu yang kemarin dibawa alex benar2 datang lagi bawa kawanan “ ucap mas agus, “ kata ustadz di setiap sudut pondok sudah ada yang jaga, yang penting jangan keluar2 “ imbuh pak rahmat. Suara gaduh seperti jejak kaki orang2 berlarian dari luar ruangan terdengar semakin kencang ditambah suara seperti dua benda keras saling bertubrukan menjadi suara latar sepanjang malam itu, semuanya tidak ada yang tidur.. cemas, khawatir, takut menjadi satu. Terutama alex dia hanya diam tanpa berkata apa2 seolah predikat preman garangnya hilang seketika malam itu. Bruk!! Blarrr !! gludak gludak !! makin kencang terdengar di atap. “ di luar gimana mas ? “ tanya pak rahmat ke mas agus, “ masih mau masuk terus kesini cuman dihalang2i yang jaga “ jelas mas agus. Ketika farhan melihat keluar ruangan nampak bola2 api yang berputar2 tepat diatas pondok, namun semuanya baik2 saja.. seolah visualnya tidak singkron dengan suara yang dia dengar. “ ve mbuh pie carane sesok iki aku lungo seko kene, iki wes ra masuk akal tenan iki “ farhan membisik ke vero dengan wajah panik. “ alex lho menungso model ngeneki nggo rebutan demit, gek opo raono menungso model liyo “ ujar farhan sambil melihat kea rah alex dan menggeleng2kan kepalanya. “ plis.. diem, mending kamu do’a mas daripada ngomel “ sahut vero kesal mendengar ocehan farhan yang benar2 nggak kenal waktu dan kondisi.

Sepertinya part ini sudah terlalu panjang hehehe.. Lalu bagaimana malam itu berakhir ? di part 5 akan saya jelaskan secaya gambyang bagaimana malam itu berakhir dan kisah pelarian farhan yang benar2 penuh dengan kejanggalan2 yang sulit diterima akal sehat, saya akan kembali secepatnya lur..

Next...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PONDOK REHABILITASI MISTERIUS Part 4"

Post a Comment